Menurut Nuh, pemborosan anggaran jangan dilihat dari besar atau kecilnya dana yang digelontorkan. Tetapi, semua harus menitikberatkan pada ketepatan penggunaan anggaran itu sendiri. "Boros atau tidak boros jangan dihitung besar kecilnya, Tapi ketepatan untuk apa anggaran itu digunakan," kata Nuh dalam jumpa pers tentang UKG di gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (3/8/2012).
Pemborosan akan terjadi, lanjut Nuh, jika anggaran digelontorkan untuk program yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kemdikbud.
Nuh mencontohkan, program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menyedot dana triliunan rupiah, tetapi bukan suatu pemborosan lantaran urgensi dari program itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kemdikbud. "Meski hanya Rp 100 juta tapi kalau tidak sesuai tupoksi Kemdikbud itu namanya pemborosan. Dana BOS menyedot triliunan tapi bukan pemborosan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, anggaran yang dikeluarkan untuk pelaksanaan UKG mencapai Rp 50 miliar. Jumlah itu digunakan untuk sejuta guru peserta dengan unit cost masing-masing peserta ujian sebesar Rp 50 ribu. Atas dasar itu, sejumlah pihak menuding UKG sebagai program pemborosan anggaran. Pasalnya, pelaksanaan ujian itu dinilai kurang persiapan dan tergesa-gesa. Sumber
Sabtu, 04 Agustus 2012
Mendikbud: UKG Bukan Pemborosan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menilai pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) bukan pemborosan anggaran. Untuk itu, ia meminta semua pihak tidak terburu-buru memberikan cap tersebut (pemborosan) pada UKG.
Rabu, 01 Agustus 2012
Bu Pur "Nyesek", Nilainya Nyaris Lulus UKG
Beberapa menit sebelum jarum jam tepat menunjukkan pukul 16.00 WIB, Selasa (31/7/2012), sejumlah guru keluar dari laboratorium komputer SMPN 19 Jakarta Selatan. Ekspresi yang terekam dari wajah mereka cukup beragam. Jika biasanya mengawasi ujian, kali ini para guru ini yang diawasi. Ya, guru-guru itu baru selesai mengikuti uji kompetensi guru (UKG) yang diadakan secara online di sekolah tersebut.
ebelumnya, dari celah pintu laboratorium yang tidak tertutup rapat, nampak belasan guru tengah fokus menatap layar komputer. Di hadapan mereka ada 100 soal pilihan ganda sesuai dengan bidangnya, dan harus diselesaikan dalam waktu sekitar 120 menit.
Senang tapi ada nyesek-nya juga. Nilai saya kurang setitik untuk tembus batas minimal. Walau jika diulang saya enggak yakin hasilnya akan lebih baik. Soal ujiannya cukup sulit
-- Purwaningsih, guru
Di depan kelas, ada dua pengawas yang mengawasi jalannya UKG online sejak pagi hari. Sesekali para pengawas bergantian keluar ruangan untuk melepas penat dan kantuk.
Dari beberapa guru yang dijumpai, semuanya menolak saat Kompas.com meminta waktu untuk berbincang. Terkecuali Purwaningsih, guru Bimbingan Konseling SMPN 11 Jakarta. Sepanjang jalan menuju pintu gerbang keluar, Bu Pur, demikian ia akrab disapa, mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti UKG.
"Kemarin-kemarin saya khawatir dengan UKG. Tapi khawatir wajar, seperti siswa yang mau menghadapi ujian," kata Pur, Selasa sore.
Namun, selepas meninggalkan ruang ujian, ia mengaku lebih lega karena selesai mengikuti UKG untuk mata pelajaran Bimbingan Konseling. Semua soal "dilahap" habis sebelum jam ujian berakhir.
Hasilnya, Bu Pur memperoleh nilai 69 dari 100 soal yang dikerjakan. Nilai itu berasal dari soal pedagogik sebanyak 22 poin (dari 30 soal), dan sisanya dari soal yang menguji kompetensi wawasan.
Secara hasil, nilai 69 tentu masih di bawah nilai kelulusan UKG, karena batas minimalnya adalah 70. Akan tetapi, hasil tersebut tetap menjadi istimewa karena merupakan nilai tertinggi di kelasnya.
"Bu Pur ini pintar mas, nilainya apik (bagus), tertinggi di kelas kami," kata seorang guru lain sambil mengucapkan selamat kepada Bu Pur atas capaian nilainya.
Bu Pur tentu tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Di sisi lain, ia juga menyayangkan hasil ujiannya karena hanya kurang 1 angka untuk mencapai batas nilai kelulusan.
"Senang tapi ada nyesek-nya juga. Nilai saya kurang setitik untuk tembus batas minimal. Walau jika diulang saya enggak yakin hasilnya akan lebih baik. Soal ujiannya cukup sulit," ujar Bu Pur.
sumber
Minggu, 29 Juli 2012
Jadwal Pelaksanaan UKG dan Tata Cara UKG Online
Uji Kompetensi Guru (UKG) secara online bagi guru yang telah memiliki sertifikat akan dilaksanakan akhir Juli 2012.
Berikut informasi seputar pelaksanaan UKG online.
Tujuan UKG
Pemetaan penguasaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional) sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan;
Sebagai entry point penilaian kinerja guru dan sebagai alat kontrol pelaksanaan penilaian kinerja guru.
Peserta UKG
Peserta UKG adalah seluruh guru baik yang memiliki sertifikat pendidik maupun yang Belum Memiliki sertifikat pendidik; Jumlah peserta UKG 2012 secara nasional sebanyak 1.015.087, terdiri:
PNS : 798.556
GTY : 216.531
Persyaratan Peserta
Peserta UKG pada prinsipnya adalah semua guru PNS dan bukan PNS yang mengajar di sekolah negeri dan swasta yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Memiliki sertifikat pendidik (tahun 2007-2011);
pada tahun 2012 belum memasuki masa pensiun;
Aktif menjadi guru.
Jadwal UKG
Jadwal Umum UKG
Ujian Online : 30 Juli – 12 Agustus 2012
Ujian Manual (Paper Pencil Test): 4 September 2012
Jadwal Khusus UKG
Dalam satu hari, UKG dilaksana dalam tiga gelombang: pk. 07.00, 10.30, dan 14.00 WIB. (Baca Detik-detik UKG Online)
Tahap I, SMP: tanggal 30 Juli s.d. 2 Agustus 2012
Tahap II, SMA/SMK: tanggal 3 s.d. 6 Agustus 2012
Tahap III, TK/SD/SDLB: tanggal 7 s.d. 11 Agustus 2012
Tempat UKG
Uji kompetensi guru akan dilaksanakan di tempat uji kompetensi guru yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan persyaratan dan telah diverifikasi oleh LPMP; Pelaksanaannya dipusatkan per kecamatan di suatu sekolah yang memenuhi persyaratan.
Tata Cara Mengikuti Ujian
Peserta memasuki ruangan minimal 30 menit sebelum jadwal ujian dengan menunjukkan Kartu Peserta UKG online dan identitas lainnya;
Peserta mengisi daftar hadir dan mendengarkan pengarahan dari tim teknis;
Login pada sistem ujian online sesuai dengan nomor peserta sertifikasi guru dan NUPTK;
Peserta melakukan pengisian dan perbaikan data individu sebagaima data yang tertera pada layar monitor;
Latihan menggunakan sistem ujian online selama 15 menit;
Mengikuti ujian yang sesungguhnya dengan mengakses soal uji kompetensi yang disediakan;
Sumber
Pesan PGRI Pusat tentang UKG Online
Pengurus PGRI Yth. Alhamdulillah usulan PGRI agar uji kompetensi sebagai bahan pemetaan dan pembinaan guru, bukan sebagai uji ulang sertifikasi yang berdampak terhadap penerimaan TPG, dipenuhi.
Direncanakan, tanggal 30 Juli UK online dilaksanakan untuk guru SMP, tahap berikutnya untuk guru SMA/SMK dan SD. Untuk memahami dan sebagai bahan kajian dalam memahami soal-soal UK, dapat dipelajari dalam kisi-kisi soal UK, dapat dipelajari dalam kisi-kisi Uji Kompetensi Guru yang terdapat di alamat http://ukg.kemdikbud.go.id atau http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id.
Mohon disebarluaskan. Selamat menunaikan ibadah Ramadhan. Terima Kasih, Salam, Sulistiyo (Ketua Umum PB PGRI)
[Sumber: http://www.pgri.or.id/ | diakses dan dipublikasikan oleh Admin Blog UKG Online sesuai tanggal posting ini]
Kamis, 26 Juli 2012
Kadisdik DKI: Sekolah Tak Boleh, yang Boleh Komite
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menegaskan, pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan apa pun kepada siswanya. Ia mengatakan, yang dimungkinkan melakukan pungutan adalah Komite Sekolah, dengan catatan penerapannya memenuhi unsur demokratis.
"Dalam undang-undang diperkenankan ada peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan. Jika itu bisa dilakukan secara musyawarah, demokratis dan tetap mempertimbangkan ada yang tidak mampu, kan boleh saja," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/7/2012).
Ia mengungkapkan, salah satu pasal dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan, pendidikan adalah urusan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat. Menurut Taufik, Komite Sekolah masuk dalam unsur masyarakat di mana berhak memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan.
"Bukan berarti sekolah yang mengambil, tapi Komite Sekolah. Intruksi dari Dinas, mereka harus bekerja optimal, target kurikulum tercapai. Yang pasti sekolah menjalankan peranannya, kalau komite mau, bisa saja bekerja sama dengan pihak sekolah," papar Taufik.
Pernyataan Taufik tersebut, merupakan tanggapan atas sosialisasi iuran yang dilakukan Komite SMA 14 kepada sekitar 800 siswanya. Semula direncanakan akan ada iuran sebesarRp 200 ribu per siswa per bulan. Pihak komite dan sekolah melakukan langkah tersebut sebagai inisiatif karena bangunan sekolah mereka tengah direhabilitasi total. Sementara, gedung pengganti berupa SD yang disediakan, tidak memenuhi klasifikasi sekolah berstandar nasional tersebut.
Oleh sebab itu, komite dan sekolah berinisiatif mencari bangunan alternatif yang mampu mengakomodasi kegiatan belajar mengajar selama gedung sekolah di rehabilitasi total. Kedua pihak tersebut kemudian mendapatkan sewa gedung di Kompleks STIKES Binawan, Jl. Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pihak sekolah kemudian melakukan pengelolaan dana secara swadaya untuk menyewa bangunan tersebut. Dengan alasan tersebut, komite melakukan sosialisasi tentang iuran sebesar Rp 200 ribu per bulan kepada wali murid. Pihak komite menyatakan bagi siswa yang tidak mampu, bisa menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Taufik menambahkan, Dinas Pendidikan sendiri memang hanya memberikan dana pada sektor rehabilitasi total bangunan. Pihaknya tidak memberikan dana pemindahan atau penampungan sementara. Oleh sebab itu, dalam kasus SMA 14, ia mengaku, langkah yang ditempuh komite dan sekolah untuk mencari alternatif demi kelancaran pendidikan, wajar adanya.
"Yang dimaksud biaya investasi dan operasional. Investasi itu gedung, operasional itu gaji guru, memang gratis. Kalau SMA 14 ini khusus, kan sedang kita perbaiki. Supaya fasilitas lebih representatif dan memadai, itu silahkan, asalkan tetap demokratis seperti yang tadi," katanya.
Sumber
Jumat, 20 Juli 2012
Tips agar "Password" Tidak Mudah Ditebak dan Aman
Satu hal yang perlu Anda ketahui, jangan pernah percaya bahwa data yang diamankan dengan password itu benar-benar aman.
Sekuat apa pun password tidak bisa menjamin keamanan 100 persen data atau akun yang Anda miliki. Dewasa ini, banyak orang yang tidak bertanggung jawab atau tidak bermoral memanfaatkan dan menggunakan segala cara untuk bisa mengakses atau menjebol password.
Para hacker atau peretas biasanya mencari lubang keamanan supaya bisa dengan mudah mengakses data yang mereka inginkan.
Password memang sesuatu yang perlu dijaga kerahasiaannya. Lantas, bagaimanakah membuat password yang tidak mudah ditebak dan aman?
Berikut langkah-langkahnya:
Buatlah password yang tidak berhubungan dengan diri Anda, istri, anak, tanggal kelahiran, warna kesukaan, makanan kesukaan, bahkan binatang kesayangan Anda. Semua hal yang berhubungan atau mendekati apa yang Anda sukai pasti akan dicoba oleh orang yang hendak mengakses data Anda. Cara seperti ini merupakan metode social engineering. Akan tetapi jika Anda membuat password "gado-gado", itu dijamin akan sulit untuk ditebak. Misalnya saja gabungan huruf besar-kecil, simbol, serta perpaduan huruf dan angka dengan karakter yang panjang.
Untuk password, buatlah karakter panjang, misalnya saja 20 karakter (untuk program recovery password versi trial akan susah untuk melacaknya).
Gunakan simbol-simbol tertentu di luar angka dan huruf, misalnya saja penggabungan "#$@!()&^TG!@". Karakter-karakter tersebut biasanya sulit untuk ditebak.
Gunakan software generator password. Maksudnya untuk mengacak password atau mengenkripsi password. Kelemahannya cuma satu, sulit dihafalkan.
Jangan gunakan password yang ada dalam dictionary (kamus).
Jangan menyimpan password pada secarik kertas karena bisa saja setelah Anda ingat password-nya, Anda membuang kertas itu. Teknik seperti ini juga bisa dimanfaatkan, yaitu dengan mengorek sampah untuk mencari informasi yang bermanfaat.
Hati-hati kalau Anda berinternet di kantor atau di lab karena bisa saja seorang peretas sedang beraksi untuk mencuri password. Mereka biasanya menggunakan teknik network sniffing untuk memantau lalu lintas data yang keluar masuk jaringan, termasuk account dan password.
Perhatikan juga sambungan keyboard pada komputer Anda karena bisa saja ada orang yang memasang sambungan (keylogger) pada keyboard.
Gunakan sistem copy-paste untuk menginput password. Hal ini bisa menghindari hacking dengan keylogging.
Sumber
Sabtu, 14 Juli 2012
Ini Dia, Akuarium Alam Raksasa dari Afrika
Jakarta - Di tengah Afrika, Danau Malawi menjadi oase dan habitat beragam hewan. Danau air tawar yang membentang di tiga negara ini punya air biru jernih, juga ikan warna-warni. Menyelam di sini serasa masuk ke akuarium raksasa.
Tak jarang traveler melontarkan pertanyaan, apakah ini danau atau laut lepas? Warna biru terang menyergap mata dari kejauhan, dan sosok pasir putih malu-malu mengintip dari pesisirnya. Pohon Baobab yang seakan terbalik itu seringkali hadir di depan mata. Kalau Anda coba mencari ujungnya, menyerah saja, Danau Malawi tak akan berakhir sejauh apapun mata memandang.
Tak heran para traveler menyebutnya "laut di tengah daratan". Danau Malawi atau disebut juga Danau Nyassa membentang di tiga negara: Malawi, Mozambique, dan Tanzania. Panjangnya sekitar 580 kilometer dengan lebar 75 kilometer. Danau ini merupakan induk Sungai Ruhuhu, Sungai Shire, dan persinggahan Sungai Zambezi yang melintasi Mozambique.
Danau Malawi punya ciri-ciri persis dengan laut lepas. Airnya biru dan jernih luar biasa. Pantai yang mengelilinginya berpasir putih dan lembut saat dipijak. Batu-batu besar mengantar Anda pada dasar yang lebih dalam.
Padahal, ini adalah danau air tawar terdalam kedua di Afrika. Pemerintah Negara Mozambique mendaulatnya sebagai salah satu danau air tawar dengan biodiversitas fauna terbanyak di dunia. UNESCO mendaulatnya sebagai Situs Warisan Dunia.
Berenang di danau ini berarti Anda berenang di akuarium raksasa. Mengutip situs resmi pariwisata Malawi pada Jumat (13/7/2012), hal itu disebabkan oleh banyaknya Cichlids, alias Angel Fish, yang hilir-mudik di dalam danaunya. Angel Fish ini punya kombinasi warna tubuh yang memesona, bersinar layaknya ikan penghuni anemon di lautan.
Ada dua pulau tak berpenghuni di tengah Danau Malawi, yaitu Likoma dan Chizumulu. Anda bisa berenang di sekitar dua pulau ini, atau sekadar kayaking dan water skiing. Opsi lain, terdapat Cape Maclear yang jadi sentra backpacker di Malawi. Di Cape Maclear, Anda bisa menginap di pondok cantik persis di pesisir danau.
Danau Malawi adalah kristal biru di tengah dataran tandus Afrika. Menceburkan diri ke air danaunya serasa berenang di akuarium air tawar raksasa, dikelilingi beribu ikan aneka warna.
Pohon Baobab tertanam di banyak tempat. Ranting paling atasnya menjadi tempat bertengger burung-burung liar. Danau Malawi juga menjadi habitat kuda nil, buaya, burung, juga monyet yang jadi penghuni tetap. Kalau beruntung, Anda bisa menyaksikan elang menyambar ikan dari permukaan danaunya.
Sumber klik DISINI
Langganan:
Postingan (Atom)
