Minggu, 19 Februari 2012

Pelajar Indonesia Harus Fasihkan Bahasa Inggris

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pelajar asal Indonesia diminta untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris jika ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Hal itu diungkapkan Wakil Atase Kebudayaan Kedutaan Besar AS untuk Indonesia Arend C. Zwartjes, Kamis (16/2/2012), di Jakarta.

Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu faktor yang akan mempermulus jalan mendapatkan beasiswa. Arend mengatakan, para pelamar beasiswa asal Indonesia masih terhambat masalah berbahasa Inggris yang belum terlalu lancar.
"Kelemahan orang Indonesia untuk bisa kuliah di Amerika saya rasa dari tingkat berbahasa Inggrisnya yang masih kurang. Oleh karena itu, sebaiknya orang Indonesia tambahkan lagi belajar bahasa Inggrisnya," ujar Arend.

CEO The Indonesian International Education Foundation (IIEF) Allan Goodman menambahkan, kemahiran berbahasa Inggris akan memudahkan karena menjadi bahasa pengantar saat studi di Amerika Serikat.

"Tentu saja (kemampuan) berbahasa Inggris. Sebab, banyak hal yang harus dibaca dalam bahasa Inggris, banyak tugas yang harus ditulis dalam bahasa Inggris. Di dalam kelas pun kita berdiskusi dalam bahasa Inggris. Tetapi, hal ini masih menjadi kelemahan," papar Goodman.

Ia menambahkan, selain kemampuan berbahasa Inggris, para pelajar yang ingin mengajukan beasiswa juga disarankannya untuk mencoba lebih dari satu kesempatan. Goodman menyebutkan, cobalah untuk melamar setidaknya 4 hingga 6 kesempatan beasiswa. Dari sekian banyak yang dicoba, menurutnya, pasti akan terpilih satu kesempatan yang sesuai dengan jiwa pelamar.

Goodman juga menekankan, pembuatan essai menjadi salah satu kunci keberhasilan melamar beasiswa. Dalam essai, tulislah hal-hal unik yang menggambarkan pribadi yang tidak dimiliki oleh orang lain.
Sumber: Klik DISini

Selasa, 06 Desember 2011

Kenapa Cahaya Bisa Mempengaruhi Kualitas Tidur?


Jakarta, Masyarakat memang dianjurkan untuk tidur dalam kondisi ruangan yang gelap atau remang dan menghindari cahaya terang. Sebenarnya bagaimana cahaya bisa mempengaruhi pola tidur seseorang?

Memiliki waktu tidur yang nyenyak sangat penting bagi tubuh dan juga kesehatan. Untuk itu seseorang harus menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tidur, salah satunya dengan mematikan lampu atau hanya menggunakan cahaya redup. Meski sebenarnya ada sedikit orang yang bisa tidur dalam lingkungan cahaya terang.

Berbagai hal bisa mempengaruhi pola atau kualitas tidur serta mengganggu ritme sirkadian tubuh seseorang seperti halnya cahaya, kondisi tempat tidur serta lingkungan kamar.

Siklus ritme sirkadian tubuh mengatur proses biokimia, fisiologis dan juga kimia dalam tubuh. Ritme ini secara khusus dikendalikan oleh hipotalamus di otak kecil yang mana sel-sel bertanggung jawab terhadap ritme sirkadian yang dikelola, dan semua sinyal yang diterima oleh retina akan ditransfer ke hipotalamus.

Retina memiliki banyak sel yang peka terhadap cahaya, yaitu sel-sel yang merasakan cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak untuk memberi petunjuk apakah hari masih siang atau sudah malam.

Lampu yang ada di dalam kamar akan memancarkan sinar yang dengan cepat diserap oleh sel-sel peka cahaya di retina. Sel-sel ini akan mengirim sinyal ke otak dan menyampaikan pesan bahwa hari masih terang atau siang, seperti dikutip dari Buzzle, Senin (5/12/2011).

Butuh beberapa waktu untuk bisa menormalkan siklus tidur kembali dalam kondisi seimbang. Tapi jika terjadi terus menerus dan adanya paparan cahaya yang berkepanjangan maka semakin lama waktu tidur seseorang akan makin tertunda dan membuat tubuh terjaga lebih lama.

Untuk itu lingkungan berperan penting dalam mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Usahakan mematikan lampu atau menggunakan cahaya redup di kamar dan mengatur suhu yang kondusif (tidak panas tapi juga tidak terlalu dingin).

Tidur yang nyenyak sangat penting dalam memaksimalkan pikiran dan tubuh yang sehat. Ada banyak efek buruk yang bisa didapatkan jika seseorang tidak tidur dengan cukup seperti meningkatkan risiko beberapa penyakit dan menurunkan produktivitas.

(ver/ir)

Senin, 28 November 2011

6 Gangguan Mental Akibat Internet


Internet telah membuat banyak orang menjadi “gila”.Ada orang yang lebih mencintai internet melebihi rasa cinta kepada pasangannya.Ada juga orang yang rela tidak tidur demi chating dan browsing.Ada anak yang
lebih memilih internet dari nasi.Dari orang dewasa hingga anak-anak memenuhi warung-warung internet, setiap harinya, karena “kegilaan” terhadap internet.

Ini dia ancaman ke 6 Gangguan mental saat kita sedang online di internet..

1. Gangguan kepribadian berupa emosi yang sebentar-sebentar meledak di saat online – mengamuk karena mudah tersinggung (Online Intermittent Explosive Disorder/OIED)
orang yang mengidap gangguan ini tampak normal pada awalnya. Beberapa hari atau jam sebelumnya mereka bisa saja melakukan pembicaraan-pembicaraan lucu atau komentar-komentar hangat. Akan tetapi beberapa saat kemudian berubah marah-marah dan mengumpat disebabkan sesuatu yang menyinggung perasaannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet?

* Kebanyakan dari kita hanya bisa menahan hasrat untuk melakukannya di dunia nyata, yang apabila dilakukan mungkin bisa membuahkan sebuah tinju ke wajah kita.

* Di Internet kebanyakan pengguna menyembunyikan identitas aslinya, sehingga mereka dengan bebas mengeluarkan isi hati dan kemarahannya tanpa khawatir reputasinya menjadi jelek.

* Karena pengungkapan perasaan dalam bentuk tulisan sering terlihat datar dan tidak menggambarkan emosi dengan jelas, seperti halnya nada suara, mimik wajah dan bahasa tubuh lainnya di saat tatap muka langsung, sehingga orang cenderung menggunakan kata-kata yang tajam, kasar dan keras untuk mewakili sebuah perasaan tertentu.

2. Toleransi rendah terhadap kekalahan dalam forum (Low Forum Frustration Tolerance/LFFT)
Digambarkan sebagai seseorang yang mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit dengan segera. Pada awalnya mirip dengan perilaku anak tujuh tahunan yang menginginkan sebuah mainan, dan akan berteriak dengan menghentak-hentakan tangan dan kakinya agar segera mendapatkan apa diinginkannya.

Bagi orang yang suka menulis dan melakukan posting, sering kali merasa bahwa postingnya sangat sempurna. penulisnya hampir setiap waktu mengecek masuknya komentar yang baru diberikan pembacanya. Jika ia mendapat komentar-komentar miring penuh kritik, maka dengan cepat ia akan meluncurkan jawaban yang akan mematahkan tanggapan itu.

Jika tidak ada yang memberikan komentar, dia akan mengirimkan komentarnya sendiri – mungkin dengan nama lain – untuk meramaikan tulisannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet?

Kegiatan itu membuat kita menjadi tidak sabaran, karena ingin segera melihat respon dengan dari pihak lain. Ketidaksabaran ini meminimalkan toleransi terhadap serangan yang menimbulkan ketersinggungan.

3. Munchausen di Internet – tukang cerita untuk membangkitkan rasa kasihan (Munchausen Syndrom)
suatu kondisi di mana seseorang dengan sengaja membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.

Kenapa hal itu bisa terjadi di internet?

Sangat mudah melakukan kebohongan dalam kehidupan nyata, dan sepuluh kali lebih mudah melakukannya di internet, karena tidak ada seorang pun bisa memeriksa kebenaran fakta-faktanya

4. Gangguan kepribadian yang tergoda untuk memaksa orang lain pada saat online (Online Obsessive-Compulsive Personality Disorder/OOCPD)
Gangguan kepribadian jenis ini bisa dijelaskan dengan contoh kegilaan akan tata bahasa. Ketika orang menemukan suatu kesalahan tata bahasa atau penulisan kata yang keliru dari orang lain dalam sebuah posting atau komentar, maka dia langsung menyerang dan dengan keras memprotesnya.

Kenapa hal demikian bisa terjadi di internet?

Dalam kenyataannya penderita OCPD merasakan ketakutan yang tidak logis terhadap dunia yang lebih berantakan, lebih kotor dan lebih kacau dibanding seharusnya yang dia pikirkan; sehingga secara cepat keadaan menjadi lebih buruk, dan akan mengalami kehancuran sampai ada seseorang yang memperbaikinya.

Di Internet, setelah membaca setiap komentar-komentar, orang normal akan menderita nasib yang sama. Tata bahasa yang keliru, pilihan kata yang tidak tepat, atau bahasa gaul yang membingungkan, mendesak anda untuk mengoreksinya. Tidak sulit merasakan keinginan untuk melatih diri menggunakan bahasa yang benar

5. Low Cyber Self-Esteem (LCSE) atau penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah (Seperti seseorang yang dibenci setiap orang, tapi tidak ada yang meninggalkannya)
Di dalam kehidupan nyata ini disebut merendahkan diri sendiri atau perilaku pencarian perhatian.

Jika sampai kepada tingkat ekstrem, hal itu dapat berubah menjadi Online Erotic Humiliation atau pelecehan seksual secara online, di mana pelecehan menjadi sebuah tindakan nyata. Sehingga ketika anda mengatakan kepada seseorang agar melakukan sebuah tindakan seksual, mungkin dia akan menganggap hal itu penting dan dia dengan sungguh-sungguh akan melakukannya.

Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet?

Pencari perhatian mendapatkan apa yang diinginkannya, dan penghina diri sendiri mendapatkan cukup ketegangan untuk mengaktualisasikan dirinya yang intropet melalui sinyal-sinyal yang dikirimnya via keyboard.

6. Internet Asperger’s Syndrome
hilangnya semua aturan sosial dan empati pada diri seseorang, disebabkan tanpa alasan selain hanya secara kebetulan berhadapan dengan sebuah benda mati; berkomunikasi via papan tombol dan monitor pada suatu waktu.

sindrom ini adalah bentuk halus dari autisme yang tampak berupa ketidakmampuan biologi untuk menunjukkan empati kepada manusia lain, mungkin disebabkan ketidakmampuan untuk mengenali isyarat nonverbal. Mereka secara terus-menerus bertingkah aneh dan mengganggu disebabkan mereka tidak mengetahui bahwa anda terganggu. Ada bagian dari otak mereka yang rusak.

(Beberapa kasus bunuh diri yang direkam dengan webcam – yang sebagian mungkin main-main – dan dipublikasikan di Internet. Untuk sekarang ini mungkin kita tidak yakin bahwa hal itu benar-benar terjadi, tetapi sebenarnya hanya masalah waktu.)

Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet?

orang yang melakukan semua komunikasi online mereka menampilkan perilaku Asperger karena mereka ingin memberikan kesan ada kerugian yang sama pada diri sendiri. Di dalam hal ini, ketika kemampuan melihat respon dan mimik wajah atau ekspresi nonverbal sudah hilang, begitu juga dengan empati. Maka hal yang anda beritahukan hanya kepada orang yang tidak ada, karena itu hanyalah sekelompok kata-kata pada layar. Sekelompok kata-kata kecil yang tidak berarti.

Nah,tidak ada larangan untuk berinternet,akan tetapi beriternetlah dengan sehat,jagalah diri kita dan keluarga agar selamat dari sisi negatif internet.

jangan biarkan diri kita dikendalikan oleh internet,tetapi kitalah yang harus mengendalikannya,dengan mengetahui batasan-batasan dan bertindak sesuai kewajaran dan tidak melebihi batas dalam ber internet.Terima kasih .semoga bermanfaat
http://www.tahukahkamu.com/2011/11/6-gangguan-mental-akibat-internet.html

Sabtu, 26 November 2011

Motivasi Belajar


Saya bingung akhir-akhir ini saya tidak terlalu fokus terhadap status saya sebagai seorang siswa, yang seharusnya lebih memotivasikan diri terhadap pelajaran

Hari ini (26/11/2011) saya akan belajar membuka lembaran baru untuk bermotivasi belajar dengan giat karena pintu keberhasilan semakin dekat, tapi pada waktu-waktu tertentu, akan tetapi saya akan menjadi orang yang sukses dan akan membagi ilmu saya kepada masyarakat maupun keluarga.
(Patta Sri Anggraini)

Rabu, 23 November 2011

Living Clean Without Drugs


Hidup bagaikan bola yang berputar kadang siang kadang juga malam, dan juga bagikan zaman yang berganti-ganti yang awalanya zaman tradisional. Sekarang zaman modern dahulu manusia mengenal obat-obatan untuk menyembuhkan penyakit namun sekarang manusia mengenal obat-obatan sebagai

penenang dan juga pemuasan hidup pribadi saja, dan pada awal-awal orang mengenal obat-obatan awalnya sih...!
hanya mencoba-coba namun begitu sekali kita merasa dan kita akan merasa ketagihan dari ketergantungan itu kita akan berusaha untuk mendapatkan obat-obat itu atau yang disebut dengan narkoba/Narkotik dan juga jika kita lihat dinegeri indonesia banyak yang hidupnya hancur akibat narkoba dan banyak orang yang kita temui menjual semua, rumah, barang-barang berharga milik orang tua sampai-sampai orang tuanya pun dapat dijualnya hanya karena pemuasan pribadi saja. Dan ada cara agar terhindar dari narkoba yaitu agar menjauhi barang-barang terlarang itu dan coba berfikir hal-hal yang positif. Penulis: Gabriel, Siswa SMP Negeri 6 Luwuk, Kelas 9, TP.2011/2012

Apa Sih Belajar Itu..? *(


Kalian tentu tau! Belajar adalah kegiatan mengasah dan mengembangkan otak. Sebagian orang menilai, bahwa belajar adalah kegiatan yang membosankan, sebagian orang lagi menilai belajar membuat perkembangan otak kita meningkat. Belajar juga dapat meningkatkan kreativitas, kemandirian, rasa percaya diri sert rasa ingin tahu.
Belajar yang membosankan yaitu apabila saat kita belajar, pikiran kita tidak focus dengan pelajaran itu. Makudnya kita tidak memfokuskan

pikiran dan hati kita untuk memahami, dan mencermati dan memaknai apa yang kita pelajari.
Sedangkan belajar yang menyenangkan yaitu apabila kita belajar, pikiran dan hati kita terfokus pada pelajaran yang akan kita pelajari. Jika kita focus maka pikiran kita tidak akan melayang-layang.
Keuntungan yang dapat diperoleh dari belajar anatara lain:

- Menjadi percaya diri
- Meningkatkan kreativitas
- Tidak merasa minder
- Menambah pengetahuan
- Selalu berfikir positif, dan
- Membanggakan diri sendiri, orang tua, nusa dan bangsa

Belajar bukan hanya diartikan sebagai menghafal, membaca dan menulis, belajar juga dapat diambil dari pengalaman kegagalan, keberhasilan dan kejadian-kejadian yang terjadi disekitar kita.
Semoga setelah kalian memahami tentang belajar, kalian akan belajar, bahkan semakin giat belajar dimanapun, kapanpun dan siapapun.
Penulis: Resti Riancana (Siswi SMP Negeri 6 Luwuk Kelas 9A, TP. 2011/2012)

Menjadi Siswa Itu Sangat Menyenangakn *)


Menjadi siswa sangatlah menyenangkan, itu kami rasakan karna kami masih seorang siswa/siswi SMP Negeri 6 Luwuk, setiap pagi kami mengikuti apel, disana dan teman-teman berkumpul. setelah selesai apel pelajran dimulai. Tetapi kadangkala

pelajaran itu ada yg tidak kami mengerti, tapi kami mencoba untuk lebih memperhatikan, dan lebih berusaha untuk memahami pelajaran tersebut.
Dan banyak hal-hal negatif yang mempengaruhi semangat belajar kami seperti bolos dan berkelahi untuk menghindari hal-hal negatif. cobalah untuk bergaul dengan orang yang baik.Penulis Adalah: Rizkiyanto Pakaya, Siswa SMP Negeri 6 Luwuk Kelas 9 TP.2011/2012